Membangun Raga Sehat dan Jiwa Peduli: Aksi Gotong Royong Siswa Kelas VI SD Muhammadiyah Kota Bima
Pada Senin, 6 April 2026, suasana berbeda tampak di area belakang ruang kelas SD Muhammadiyah Kota Bima. Di bawah bimbingan Pak Fajarin, S.Pd., selaku guru olahraga, siswa-siswi kelas VI tidak melakukan praktik olahraga biasa, melainkan melaksanakan aktivitas kebugaran jasmani melalui kerja bakti massal.
Kegiatan ini dirancang untuk memadukan gerak fisik dengan aksi nyata kepedulian terhadap lingkungan sekolah. Pak Fajarin menekankan bahwa kebugaran jasmani tidak selalu harus dilakukan dengan berlari atau senam di lapangan. Aktivitas gotong royong membersihkan sampah dan merapikan area belakang kelas juga melibatkan koordinasi tubuh yang intens, sehingga tetap memberikan manfaat kesehatan bagi siswa.
Sambil bergerak aktif, para siswa secara tidak langsung melatih ketangkasan dan kekuatan fisik mereka. Fokus utama dari kegiatan ini adalah membersihkan tumpukan sampah dan gulma yang mengganggu estetika serta kesehatan lingkungan di belakang ruang kelas. Dengan semangat kebersamaan, para siswa bahu-membahu mengumpulkan sampah plastik dan dedaunan kering.
Kolaborasi antar siswa ini menunjukkan betapa ringannya pekerjaan berat jika dilakukan secara bergotong royong dengan penuh keceriaan. Lebih dari sekadar aktivitas fisik, kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan karakter positif pada diri siswa. Pak Fajarin ingin para siswa kelas VI menjadi teladan bagi adik-adik kelas mereka dalam hal kebersihan.
Melalui sentuhan langsung dengan sampah-sampah yang berserakan, siswa diharapkan merasakan sendiri dampak buruk lingkungan yang kotor terhadap kenyamanan belajar mereka sehari-hari. Salah satu pesan kunci yang ingin disampaikan dalam aksi ini adalah kesadaran akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya.
Dengan terlibat langsung dalam proses pembersihan, siswa diajak untuk berpikir dua kali sebelum membuang sampah sembarangan di masa depan. Kesadaran lingkungan ini menjadi "suplemen" mental yang melengkapi kebugaran fisik yang mereka dapatkan selama kegiatan berlangsung.
Sebagai penutup, aksi ini menegaskan bahwa menjaga kebersihan sekolah adalah tanggung jawab kolektif, bukan hanya tugas petugas kebersihan. SD Muhammadiyah Kota Bima berharap melalui inisiatif Pak Fajarin dan semangat kelas VI, budaya gotong royong ini akan terus tumbuh. Lingkungan sekolah yang bersih bukan hanya menciptakan pemandangan yang indah, tetapi juga mendukung terciptanya atmosfer belajar yang sehat dan produktif.