SAHABAT: Sarapan Bersama Teman di SD Muhammadiyah Gilipanda, Tanamkan Jiwa Berbagi dan Cinta Lingkungan


*Kota Bima* – Setiap Rabu pagi, halaman SD Muhammadiyah Gilipanda Kota Bima tampak lebih semarak dari biasanya. Seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan berkumpul melingkar membawa bekal masing-masing untuk mengikuti kegiatan rutin “SAHABAT” atau Sarapan Bersama Teman. Program ini telah menjadi budaya positif sekolah.


Tujuan utama kegiatan SAHABAT bukan sekadar makan bersama. Melalui sarapan berjamaah, sekolah ingin menanamkan nilai karakter peduli dan jiwa berbagi kepada sesama. Siswa diajarkan untuk berbagi lauk, menawari teman yang bekalnya sedikit, serta membiasakan diri mengucapkan syukur atas rezeki yang dimiliki. Nilai-nilai inilah yang menjadi fondasi pembentukan profil pelajar Pancasila.


Selain menguatkan kebersamaan, SAHABAT juga dirancang untuk mendukung program sekolah ramah lingkungan. Untuk meminimalisir sampah plastik, seluruh warga sekolah diwajibkan membawa air minum dari rumah menggunakan tumbler pribadi. Kantin sekolah pun tidak menjual minuman kemasan sekali pakai setiap hari Rabu. Kebijakan ini terbukti mengurangi volume sampah plastik hingga 80% pada hari pelaksanaan.


Kepala SD Muhammadiyah Gilipanda, Ibu Supriatin, http://S.Pd, menjelaskan bahwa pembiasaan kecil ini berdampak besar. “Anak-anak belajar bahwa berbagi tidak harus menunggu kaya, dan menjaga bumi bisa dimulai dari membawa tumbler sendiri. Dua karakter itu yang kami tanamkan lewat SAHABAT,” ujarnya saat ditemui di sela kegiatan, Rabu 30 April 2026.


Antusiasme siswa terlihat jelas setiap pekannya. Mereka saling bertukar menu, mencicipi bekal teman, dan duduk bersama tanpa sekat kelas. Guru kelas sekaligus memanfaatkan momen ini untuk memberikan edukasi gizi seimbang, pentingnya sarapan, serta adab makan dan minum sesuai ajaran Islam. Dengan begitu, SAHABAT menjadi sarana pembelajaran kontekstual yang menyenangkan.


Kegiatan SAHABAT mendapat apresiasi dari para orang tua wali murid. Mereka menilai program ini membantu anak lebih peduli, tidak pilih-pilih makanan, dan lebih bertanggung jawab menjaga barang bawaannya. Ke depan, SD Muhammadiyah Gilipanda berkomitmen terus mengembangkan inovasi pembiasaan baik agar lahir generasi yang sehat, peduli sesama, dan cinta lingkungan.