Matangkan Persiapan UAS, SD Muhammadiyah Gilipanda Gelar Rapat Koordinasi Ujian Tulis dan Praktik
*Kota Bima* – Dalam rangka menyukseskan Ujian Akhir Sekolah (UAS) Tahun Ajaran 2025/2026, SD Muhammadiyah Gilipanda Kota Bima mengadakan rapat persiapan pada Rabu, 29 April 2026. Rapat ini menjadi langkah strategi sekolah untuk memastikan seluruh rangkaian ujian berjalan normal, lancar, dan sesuai standar.
Rapat yang berlangsung di ruang guru tersebut dipimpin langsung oleh Kepala SD Muhammadiyah Gilipanda, Ibu Supriatin, http://S.Pd.I. Hadir dalam kegiatan ini seluruh dewan guru, staf tata usaha, serta tim panitia UAS. Agenda utama rapat membahas tiga poin penting: persiapan soal ujian, kesiapan sarana prasarana, dan teknis pelaksanaan ujian tulis maupun ujian praktik.
Terkait soal ujian, Ibu Supriatin menekankan agar setiap guru mata pelajaran menyusun naskah soal sesuai kisi-kisi dan Capaian Pembelajaran Kurikulum Merdeka. Soalnya harus mengukur aspek pengetahuan, keterampilan, dan sikap dengan tingkat kesulitan yang proporsional. Tim verifikator sekolah juga dibentuk untuk memastikan soal valid, reliabel, dan bebas dari kesalahan redaksi.
Pada aspek sarana dan prasarana, diadakannya pertemuan kesiapan ruang ujian, meja kursi, papan tulis, penerangan, serta perangkat pendukung ujian praktik seperti alat peraga IPA, perlengkapan SBdP, dan peralatan PJOK. Kepala sekolah meminta semua fasilitas dicek ulang H-3 pelaksanaan agar tidak ada kendala teknis saat hari-H. Sekolah juga menyiapkan ruang ujian cadangan dan genset untuk antisipasi pemadaman listrik.
Persiapan sekolah secara menyeluruh juga menjadi perhatian. Mulai dari jadwal pengawas ruang, tata tertib peserta ujian, denah tempat duduk, hingga skema penanganan siswa berkebutuhan khusus. Untuk ujian praktik, setiap koordinator mapel diminta menyusun rubrik penilaian yang objektif dan transparan. Kesehatan siswa tetap diutamakan dengan menyediakan UKS yang siaga selama ujian berlangsung.
Di akhir rapat, Ibu Supriatin, http://S.Pd.I mengajak seluruh warga sekolah bekerja sama menyukseskan UAS. “Ujian akhir bukan hanya mengukur hasil belajar siswa, tapi juga mencerminkan kualitas layanan kita sebagai pendidik. Mari kita persiapkan dengan maksimal agar anak-anak dapat mengikuti ujian dengan tenang dan percaya diri,” pesannya. Rapat ditutup dengan pembagian tugas panitia dan penandatanganan pakta integritas pengawas.